Formulir Klaim Asuransi Haji

 

PERSYARATAN KLAIM ASURANSI JAMAAH HAJI

 

A. Meninggal dunia/wafat di Arab Saudi :

1) Surat Pengantar Pengajuan Klaim dari KEMENAG sebagai pengganti Formulir Pengajuan Klaim dari PENYEDIA;

2) Surat Keterangan Kematian (SKK) yang dikeluarkan oleh kantor perwakilan Indonesia di Jeddah, Arab Saudi;

3) Dalam hal meninggal dunia/wafat akibat kecelakaan, disertakan surat keterangan yang dikeluarkan oleh  kantor perwakilan Indonesia di Jeddah, Arab Saudi;

4) Print Out data base Siskohat;

5) Surat Keterangan Ahli Waris yang dikeluarkan instansi Pemerintah yang berwenang (bagi jemaah haji khusus);

6) Surat kuasa dari ahli waris kepada ahli waris yang ditunjuk menerima manfaat asuransi dengan melampirkan nomor rekening bank bagi jemaah haji khusus;

7) Foto copy paspor/KTP/SIM/KK ahli waris bagi jemaah haji khusus.

 

B. Meninggal dunia/wafat di Tanah Air :

1) Surat Pengantar Pengajuan Klaim dari KEMENAG sebagai pengganti Formulir Pengajuan Klaim dari PENYEDIA;

2) Surat Panggilan Masuk Asrama (SPMA) untuk jamaah haji reguler dan untuk Haji Khusus foto copy tiket pesawat;

3) Surat Keterangan Kematian yang dikeluarkan oleh Pejabat yang berwenang;

4) Berita acara pemeriksaan kecelakaan dari kepolisian setempat (tempat kejadian kecelakaan) bila meninggal dunia/wafat di tanah air dikarenakan kecelakaan;

5) Resume medis (copy) yang mencantumkan tanggal masuk dan keluar rumah sakit yang dilegalisir rumah sakit jemaah dirawat;

6) Foto copy paspor/KTP/SIM/KK ahli waris;

7) Print Out Data Base Siskohat;

8) Surat Keterangan Ahli Waris yang dikeluarkan instansi Pemerintah yang berwenang (bagi jemaah haji khusus);

9) Surat kuasa dari ahli waris kepada ahli waris yang ditunjuk menerima manfaat asuransi dengan melampirkan nomor rekening bank bagi jemaah haji khusus.

 

C. Meninggal dunia/wafat di pesawat:

1) Surat Pengantar Pengajuan Klaim dari KEMENAG sebagai pengganti Formulir Pengajuan Klaim dari PENYEDIA;

2) Surat Keterangan Kematian (SKK);

3) Print Out Data Base Siskohat;

4) Surat Keterangan Ahli Waris yang dikeluarkan instansi Pemerintah yang berwenang (bagi jemaah haji  khusus);

5) Surat kuasa dari ahli waris kepada ahli waris yang ditunjuk menerima manfaat asuransi dengan melampirkan nomor rekening bank bagi jemaah haji khusus

6) Foto copy paspor/KTP/SIM/KK ahli waris bagi jemaah haji khusus.

 

D. Cacat tetap total / sebagian akibat kecelakaan selama ibadah haji :

1) Surat Pengantar Pengajuan Klaim dari KEMENAG sebagai pengganti Formulir Pengajuan Klaim dari PENYEDIA;

2) Surat Panggilan Masuk Asrama (SPMA) untuk jamaah haji reguler dan untuk Haji Khusus foto copy tiket apabila kecelakaan sebelum keberangkatan;

3) Surat Keterangan dari Kepolisian Arab Saudi/Kantor Perwakilan RI di Arab Saudi atau surat Keterangan dari Kepolisian Tanah Air apabila kecelakaan di Tanah Air;

4) Resume medis (copy) yang mencantumkan tanggal masuk dan keluar rumah sakit yang dilegalisir rumah sakit jemaah dirawat;

5) Surat keterangan dari dokter yang menyatakan cacat tetap total / sebagian dan surat keterangan kecelakaan yang dikeluarkan oleh kantor perwakilan Indonesia di Arab Saudi apabila mengalami kecelakaan di Arab Saudi dan atau surat keterangan dari dokter di Indonesia apabila mengalami kecelakaan di Indonesia;

6) Foto rontgen dan hasil analisa rontgen;

7) Print Out Data Base Siskohat;

8) Surat Keterangan Ahli Waris yang dikeluarkan instansi Pemerintah yang berwenang (bagi jemaah haji khusus)

9) Surat kuasa dari ahli waris kepada ahli waris yang ditunjuk menerima manfaat asuransi dengan melampirkan nomor rekening bank bagi jemaah haji khusus

10) Foto copy paspor/KTP/SIM/KK ahli waris bagi jemaah haji khusus.

 

 

PERSYARATAN KLAIM ASURANSI PETUGAS HAJI

 

A. Meninggal dunia/wafat di Arab Saudi :

1) Surat Pengantar Pengajuan Klaim dari KEMENAG/KEMENKES sebagai pengganti Formulir Pengajuan Klaim dari PENYEDIA;

2) Surat Keterangan Kematian (SKK) yang dikeluarkan oleh kantor perwakilan Indonesia di Jeddah, Arab Saudi;

3) Dalam hal meninggal dunia/wafat akibat kecelakaan, disertakan surat keterangan yang dikeluarkan oleh kantor perwakilan Indonesia di Jeddah, Arab Saudi;

4) Print Out data base Siskohat;

5) SK Penugasan Petugas (copy).

 

B. Meninggal dunia/wafat di Tanah Air :

1) Surat Pengantar Pengajuan Klaim dari KEMENAG/KEMENKES sebagai pengganti Formulir Pengajuan Klaim dari PENYEDIA;

2) Surat Panggilan Masuk Asrama (SPMA) Asli;

3) Surat Keterangan Kematian yang dikeluarkan oleh Pejabat yang berwenang;

4) Berita acara pemeriksaan kecelakaan dari kepolisian setempat (tempat kejadian kecelakaan) bila meninggal dunia/wafat di tanah air dikarenakan kecelakaan;

5) Surat Keterangan dari dokter apabila meninggal di rumah sakit;

6) Resume medis (copy) yang mencantumkan tanggal masuk dan keluar rumah sakit yang dilegalisir rumah sakit petugas dirawat;

7) Kronologis kematian yang dibuat oleh ahli waris atau petugas yang mengetahui kejadian diketahui oleh pejabat yang berwenang dari KEMENAG/KEMENKES;

8) Foto copy paspor/KTP/SIM/KK;

9) Print Out Data Base Siskohat;

10) SK Penugasan Petugas (copy)

 

C. Meninggal dunia/wafat dipesawat:

1) Surat Pengantar Pengajuan Klaim dari KEMENAG/KEMENKES sebagai pengganti Formulir Pengajuan Klaim dari PENYEDIA;

2) Surat Keterangan Kematian (SKK) yang dikeluarkan oleh kantor perwakilan Indonesia di Jeddah, Arab Saudi atau oleh pejabat yang berwenang di Indonesia apabila petugas meninggal dunia/wafat menuju ke tanah air;

3) Print Out Data Base Siskohat;

4) SK Penugasan Petugas (copy).

 

D. Cacat tetap total / sebagian akibat kecelakaan selama ibadah haji :

1) Surat Pengantar Pengajuan Klaim dari KEMENAG/KEMENKES sebagai pengganti Formulir Pengajuan Klaim dari PENYEDIA;

2) Surat SPMA Asli apabila kecelakaan sebelum keberangkatan;

3) Surat Keterangan dari Kepolisian Arab Saudi/Kantor Perwakilan RI di Arab Saudi atau surat Keterangan dari Kepolisian Tanah Air apabila kecelakaan di Tanah Air;

4) Resume medis (copy) yang mencantumkan tanggal masuk dan keluar rumah sakit yang dilegalisir rumah sakit petugas dirawat;

5) Surat keterangan dari dokter yang menyatakan cacat tetap total / sebagian dan surat keterangan kecelakaan yang dikeluarkan oleh kantor perwakilan Indonesia di Arab Saudi apabila mengalami kecelakaan di Arab Saudi dan atau surat keterangan dari dokter di Indonesia apabila mengalami kecelakaan di Indonesia;

6) Foto rontgen dan hasil analisa rontgen;

7) Print Out Data Base Siskohat;

8) SK Penugasan Petugas (copy).

 

MASA PENGAJUAN

Pengajuan klaim selambat-lambatnya 60 (enam puluh) hari kalender sejak kejadian atau 30 (tiga puluh) hari kalender setelah kedatangan kloter terakhir Petugas Haji di Tanah Air.

 

TEMPAT LAYANAN

Layanan kepesertaan dilakukan di Kantor Pusat dan jaringan Kantor Layanan PT. Asuransi Takaful Keluarga seluruh Indonesia.

 

ALAMAT SURAT MENYURAT

Graha Takaful Indonesia

Jl. Mampang Prapatan Raya No. 100

Jakarta - Indonesia 12790

Telp. (021) 799 1234